
Fungsi Inflator Untuk Ban Kendaraan Anda
Tidak ada yang lebih penting daripada memastikan kendaraan Anda siap digunakan dengan aman dan nyaman. Salah satu alat yang dapat membantu Anda menjaga performa ban kendaraan adalah inflator. Demi menjaganya dengan baik, Anda perlu memahami berbagai fungsi inflator serta cara penggunaannya.
Oleh sebab itu sudah tersedia semua informasi yang Anda butuhkan untuk memahami inflator dengan baik. Simak selengkapnya di bawah ini!
Sekilas Tentang Inflator
Inflator adalah perangkat yang dirancang khusus untuk membantu Anda mengatur tekanan angin pada ban kendaraan dengan mudah dan efisien. Dalam bentuknya yang portabel dan kompak, inflator menjadi solusi praktis untuk menjaga tekanan angin ban tetap optimal.
Penggunaan inflator sangat penting karena tekanan angin yang tepat tidak hanya akan memengaruhi performa kendaraan Anda, tetapi juga berdampak pada kenyamanan, keamanan, dan efisiensi bahan bakar yang digunakan.
Sejatinya banyak yang menganggap inflator dan air compressor dua alat yang sama. Padahal keduanya memiliki perbedaan pada beberapa aspek ukuran dan fungsi. Air compressor umumnya lebih besar dan lebih kuat digunakan untuk berbagai keperluan seperti mengisi angin ban, alat-alat pneumatik, hingga membersihkan permukaan.
Di sisi lain, inflator untuk ban lebih kecil dan mudah digunakan secara spesifik untuk mengisi angin pada ban kendaraan. Fokus utamanya pada ban membuat inflator dirancang khusus dengan fitur-fitur yang memudahkan penggunaan dan pengukuran tekanan angin yang akurat.
Kepemilikan inflator tentu akan memudahkan Anda dalam menjaga tekanan angin ban kendaraan. Anda jadi tidak perlu khawatir lagi mengenai keselamatan ketika sedang berkendara.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat untuk Kendaraan
Fungsi Inflator untuk Ban Kendaraan
Fungsi inflator untuk ban kendaraan tidak bisa dianggap remeh. Inilah alat yang dapat menjadi penyelamat dalam situasi darurat dan juga membantu menjaga kinerja serta kenyamanan berkendara Anda. Cari tahu semua fungsinya di bawah ini!
1. Memberikan Keamanan yang Dibutuhkan
Inflator untuk ban kendaraan memiliki peran krusial dalam menjaga tingkat keamanan selama berkendara. Ketika tekanan angin pada ban tidak optimal, risiko terjadinya kecelakaan dapat meningkat. Melalui penggunaan inflator maka Anda dapat secara cepat dan mudah memastikan bahwa setiap ban memiliki tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
2. Pemeliharaan Ban
Tekanan angin yang tepat akan meminimalkan risiko keausan ban yang tidak merata, mengoptimalkan kontak ban dengan permukaan jalan, dan memperpanjang umur pakai ban.
Apabila Anda mengatur tekanan angin secara berkala maka hal ini dapat mencegah ban aus lebih cepat di bagian tertentu, seperti pinggiran dalam atau luar. Tentunya Anda jadi dapat menghemat biaya penggantian ban yang tidak perlu dan memastikan ban tetap dalam kondisi prima.
Baca Juga: 8 Cara Merawat Aki Mobil yang Benar
Cara Menggunakan Inflator untuk Ban Kendaraan
Mengisi tekanan angin ban kendaraan dengan tepat sangatlah penting untuk menjaga performa dan keamanan selama perjalanan. Namun Anda hanya bisa menjaga performa kendaraan ketika dapat mengoperasikan inflator dengan baik. Sebab itu pahami dahulu bagaimana cara menggunakan inflator dengan benar berikut ini.
1. Cek Tekanan Angin Ban Kendaraan Anda
Langkah pertama dalam menggunakan inflator untuk ban kendaraan adalah memastikan Anda mengetahui tekanan angin yang dianjurkan oleh pabrikan untuk ban kendaraan. Anda dapat menemukan informasi ini di buku panduan kendaraan atau stiker tekanan angin yang biasanya terletak di pintu kendaraan atau tutup bensin.
2. Hubungkan Inflator dengan Ban
Saat Anda telah mengetahui tekanan angin yang diinginkan, hubungkan inflator dengan katup angin pada ban. Pastikan inflator terpasang dengan aman dan kencang untuk mencegah kebocoran angin selama proses pengisian. Pastikan juga bahwa inflator sesuai dengan jenis katup angin yang Anda miliki, baik katup bulat maupun katup segi.
3. Atur Tekanan Ban yang Diinginkan
Sebelum mulai mengisi angin, pastikan inflator berada dalam posisi off. Kemudian, atur tekanan angin yang diinginkan pada inflator sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Beberapa inflator memiliki pengaturan tekanan yang dapat disesuaikan dengan angka yang diinginkan.
4. Mulai Nyalakan Inflator
Setelah semuanya terhubung dan diatur, nyalakan inflator dengan mengikuti petunjuk pada perangkat. Anda akan melihat tekanan angin pada layar inflator atau dengan menggunakan pengukur tekanan angin eksternal. Lalu inflator akan mulai mengisi angin ke dalam ban dan Anda jadi dapat melihat perubahan tekanan angin secara bertahap.
Baca Juga: 6 Tanda Mesin Mobil Bermasalah yang Perlu Segera Anda Tangani
5. Lepaskan Inflator
Ketika tekanan angin pada ban telah mencapai angka yang diinginkan, matikan inflator dan lepaskan koneksi antara inflator dan katup angin ban. Pastikan bahwa tekanan angin sudah sesuai dengan rekomendasi sebelum melepaskan inflator. Setelah selesai, pastikan juga untuk memeriksa tekanan angin kembali menggunakan pengukur eksternal untuk memastikan hasilnya akurat.
Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang fungsi inflator, Anda kini memiliki kunci untuk menjaga kinerja dan keamanan kendaraan tetap optimal.
Memiliki inflator berkualitas jelas investasi yang berharga dalam perawatan kendaraan karena tidak hanya membantu Anda mengisi ulang tekanan angin dengan mudah, tetapi juga memberikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara.
Apabila Anda memerlukan alat yang lebih bisa diandalkan seperti inflator maka tidak ada salahnya membeli mesin kompresor yang tersedia di Kawan Lama Sejahtera. Kepemilikan mesin kompresor yang andal akan membantu Anda menghadapi situasi darurat yang berkaitan dengan tekanan angin ban kendaraan.
Langsung temukan mesin kompresor berkualitas yang Anda butuhkan sekarang hanya di Kawan Lama Sejahtera!
https://www.lokithorshop.com/blogs/tips/what-is-the-function-of-air-compressor
https://fanttik.com/blogs/feature-contents/use-portable-tire-inflator