
5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior Bangunan
Apakah Anda tengah mencari informasi tentang perbedaan cat interior dan eksterior? Jika ya, maka artikel ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami definisi dari cat interior dan eksterior, serta perbedaan, juga fungsi dari keduanya. Ketika pemahaman yang Anda miliki sudah cukup maka pemilihan cat interior dan eksterior pun tidak akan jadi masalah besar. Kalau begitu langsung saja pahami informasi lengkapnya di bawah ini!
Definisi Cat Interior dan Eksterior
Berikut ini merupakan definisi dari cat interior dan eksterior yang perlu Anda ketahui.
Cat Interior
Cat interior adalah jenis cat yang dirancang khusus untuk digunakan di dalam bangunan, seperti dinding dalam, langit-langit, pintu, jendela, dan elemen interior lainnya. Cat interior tidak perlu sekuat cat eksterior karena tidak terpapar langsung dengan cuaca maupun elemen eksternal lainnya.
Cat Eksterior
Berbeda dengan cat interior, cat eksterior adalah jenis cat yang dirancang khusus untuk digunakan di luar bangunan, seperti dinding, pintu, jendela, dan pagar. Cat eksterior harus tahan terhadap cuaca eksternal, sinar UV, hujan, panas, dingin, dan kondisi lingkungan lainnya.
Baca Juga: Apa itu Powder Coating? Keuntungan dan Cara Mendapatkan Efisiensi Transfer Terbaiknya
Fungsi Cat Interior dan Eksterior
Selain definisi, Anda juga perlu mengetahui tentang fungsi dari cat interior dan eksterior di bawah ini.
Fungsi Cat Interior
Fungsi cat interior adalah memberikan tampilan estetis di dalam ruangan, menciptakan suasana yang sesuai, serta melindungi permukaan interior dari noda maupun goresan. Selain itu, cat interior juga dapat membantu dalam pencahayaan dan perasaan kebersihan di dalam ruangan.
Fungsi Cat Eksterior
Fungsi cat eksterior sudah jelas, yakni untuk melindungi permukaan bangunan dari kerusakan akibat cuaca ekstrem sehingga estetika dan struktur bangunan dapat bertahan dalam waktu yang lama. Selain itu cat eksterior juga dapat meningkatkan resistensi terhadap korosi dan membantu mempertahankan struktur bangunan.
5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior
Di bawah ini Anda akan mendapatkan informasi lebih banyak mengenai perbedaan cat interior dan eksterior yang harus diketahui.
1. Formulasi dan Ketahanan Terhadap Cuaca
Cat interior biasanya dirancang untuk menghadapi lingkungan dalam ruangan. Formulasinya lebih fokus pada estetika, daya tutup, dan ketahanan terhadap noda maupun goresan. Cat interior tidak perlu tahan terhadap cuaca eksternal, seperti sinar UV, hujan, salju, dan suhu ekstrem.
Cat eksterior sebaliknya dirancang khusus untuk menahan pengaruh cuaca dan kondisi eksternal yang keras. Hal ini termasuk ketahanan terhadap sinar UV, perubahan suhu ekstrem, kelembapan tinggi, hujan, dan debu. Formulasinya lebih tahan lama dan dapat melindungi permukaan eksterior dari kerusakan.
Baca Juga: 7 Fungsi Pengharum Ruangan Untuk Produktivitas Anda
2. Ketahanan terhadap Kelembapan
Cat interior biasanya memiliki ketahanan terhadap kelembapan yang lebih rendah dibandingkan dengan cat eksterior. Hal ini karena lingkungan dalam ruangan umumnya memiliki kontrol suhu dan kelembapan yang lebih baik. Cat interior cenderung tidak terpapar secara langsung dengan hujan atau kondisi eksternal yang sangat lembap.
Meskipun di dalam rumah atau bangunan, cat interior juga bisa terpapar dari kegiatan sehari-hari dalam ruangan, seperti masak, mandi, atau penggunaan AC. Namun dalam keadaan normal, cat interior mampu menahan kelembapan ini tanpa masalah.
Di sini lain, cat eksterior harus memiliki tingkat ketahanan terhadap kelembapan yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan cat eksterior akan terpapar dengan cuaca eksternal yang tidak dapat diprediksi, termasuk hujan, embun, dan salju. Kondisi ini bisa jauh lebih lembap daripada lingkungan dalam ruangan.
Cat eksterior juga dapat terpapar dengan embun pagi atau hujan yang basah. Ketahanan terhadap kelembapan yang baik diperlukan untuk mencegah cat mengelupas, berjamur, atau mengalami korosi pada permukaan eksterior bangunan.
3. Pigmen atau Pewarna
Pigmen adalah partikel padat yang digunakan untuk memberikan warna pada cat. Pigmen umumnya terdiri dari partikel berukuran mikroskopis yang dilarutkan atau terdispersi dalam medium cairan cat.
Pigmen pada cat interior dan eksterior biasanya harus tahan terhadap perubahan warna yang disebabkan oleh paparan sinar UV dan faktor lingkungan lainnya. Oleh karena itu pigmen dirancang untuk mempertahankan warna cat dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan pewarna merupakan zat kimia yang dapat memberikan warna pada cat. Mereka dapat berbentuk cairan atau bubuk dan biasanya dilarutkan dalam pelarut tertentu sebelum dicampur dengan medium cat.
Sama halnya dengan pigmen, pewarna dalam cat eksterior sering kali harus lebih tahan terhadap perubahan warna yang disebabkan oleh sinar UV dan faktor cuaca. Hal ini karena cat eksterior terpapar langsung terhadap elemen lingkungan, seperti sinar matahari, hujan, salju, dan suhu ekstrem.
4. Tambahan Perlindungan
Beberapa cat interior dilengkapi dengan perlindungan anti-noda yang membuat minyak, tinta, atau cairan lainnya lebih mudah dihapus sehingga permukaan tetap bersih dan tampilan terjaga.
Selain itu cat interior dapat memiliki perlindungan anti-gores yang membuat permukaan lebih tahan terhadap goresan dari penggunaan sehari-hari, seperti gesekan benda-benda keras atau pembersihan.
Cat interior juga memiliki sifat anti mikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur pada permukaan cat. Ini umumnya ditemukan dalam cat yang digunakan di area dengan persyaratan sanitasi tinggi, seperti rumah sakit atau restoran.
Kemudian cat eksterior seringkali memiliki perlindungan anti-korosi yang membantu melindungi permukaan metal dari korosi yang disebabkan oleh paparan terhadap elemen cuaca eksternal, seperti hujan dan sinar UV. Ini sering digunakan pada cat bangunan atau cat mobil.
Cat eksterior juga bisa memiliki perlindungan anti-jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur atau lumut pada permukaan cat yang terpapar dengan kelembapan tinggi atau hujan.
Perlindungan anti-UV digunakan dalam cat eksterior untuk menjaga warna cat agar tidak memudar atau berubah akibat paparan sinar UV. Hal ini memungkinkan cat untuk tetap terlihat baik dalam jangka waktu yang lebih lama.
5. Ketahanan Terhadap Kebersihan
Banyak dari cat interior yang dirancang dengan perlindungan anti-noda sehingga kotoran seperti kopi atau minyak yang tumpah dapat lebih mudah dihapus. Itu berarti permukaan cat akan tetap lebih bersih dan tampilannya pun tetap terjaga.
Cat interior seringkali dirancang agar mudah dibersihkan. Hal ini sangat penting dalam ruangan yang sering terpapar dengan noda, seperti dapur atau ruang makan.
Di sisi lain, cat eksterior sering dirancang untuk menahan debu dan kotoran yang bisa terbawa oleh angin atau hujan. Hal ini membantu menjaga tampilan bangunan yang terawat dan meminimalkan perawatan.
Saat ini Anda tidak perlu repot lagi menggunakan kuas untuk membantu mengecat tembok rumah Anda. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk membantu mengecat rumah agar lebih mudah dan cepat adalah spray gun. Jika Anda belum tahu, spray gun sendiri merupakan alat yang digunakan untuk menyemprotkan cairan atau partikel padat dalam bentuk semprotan halus.
Spray gun sudah banyak digunakan oleh sebagian orang karena dapat mempermudah pekerjaan yang dilakukan. Spray gun juga banyak digunakan secara luas dalam industri pengecatan termasuk bidang otomotif dan konstruksi karena menghasilkan semprotan cat yang lebih merata, juga halus.
Ingin menggunakannya juga? Tentu bisa! Anda bisa langsung mengunjungi Kawan Lama Sejahtera yang menyediakan berbagai pilihan spray gun sesuai kebutuhan. Kualitasnya tidak perlu dipertanyakan karena Kawan Lama Sejahtera hanya menyediakan spray gun terbaik untuk masyarakat.
Yuk, tunggu apa lagi? Kunjungi Kawan Lama Sejahtera sekarang juga!
Sumber rujukan:
- https://www.indonesiapropertiexpo.com/news/7-perbedaan-antara-cat-interior-dan-eksterior-rumah
- https://momsmoney.kontan.co.id/news/jangan-salah-pakai-ini-bedanya-cat-interior-dan-eksterior
- https://juraganmaterial.id/blog/tips-juragan/perbedaan-cat-interior-dan-exterior