
6 Cara Jumper Aki Mobil dengan Aman
Apakah Anda pernah mengalami situasi di mana aki mobil Anda tiba-tiba mati dan Anda tidak dapat menghidupkannya? Masalah ini seringkali terjadi pada saat yang tidak tepat dan menyebabkan kekhawatiran. Namun, Anda tidak perlu panik. Salah satu solusi yang bisa Anda coba adalah dengan melakukan jumper aki mobil. Bagaimana cara jumper aki mobil?
Dalam pembahasan kali ini, Kalista (Kawan Lama Solution Intellegent Assistance) akan membahas langkah-langkah cara jumper aki mobil dengan aman, sehingga Anda dapat dengan mudah mengatasi masalah aki mati tanpa perlu memanggil bantuan. Yuk, langsung saja simak di bawah ini.
6 Cara Jumper Aki Mobil dengan Aman
Aki mobil mati bisa menjadi masalah yang mengganggu, terutama saat Anda sedang dalam perjalanan yang penting. Namun, dengan mengetahui cara jumper aki mobil dengan aman, Anda dapat mengatasi masalah tersebut dengan mudah. Jumper aki mobil adalah proses menghubungkan aki mobil yang mati dengan aki mobil yang hidup untuk memberikan daya dan menghidupkan kembali mesin mobil yang mati. Langkah-langkahnya bisa Anda simak di bawah ini.
1. Persiapkan Alat Jumper Aki
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dalam mengatasi aki mobil yang soak yaitu mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk melakukan jumper aki mobil. Anda akan membutuhkan kabel jumper yang memiliki panjang yang cukup untuk mencapai kedua aki mobil, serta klip penghubung yang kokoh dan terbuat dari bahan yang tahan panas.
Pastikan juga Anda memiliki sarung tangan dan kacamata pelindung untuk melindungi diri dari percikan baterai. Memastikan keadaan alat jumper dalam kondisi baik dan kabel tidak terbelit atau rusak sangat penting untuk keselamatan Anda dan terhindar dari korsleting arus listrik.
Baca Juga: 6 Cara Cas Aki Mobil yang Tepat
2. Atur Posisi Mobil
Setelah Anda mempersiapkan alat jumper dengan baik, langkah berikutnya mengatur posisi mobil yang perlu di jumper. Pastikan mobil dalam keadaan mati dan posisikan mobil penolong (mobil yang akan memberikan jumper) berdekatan dengan mobil yang membutuhkan jumper.
Pastikan kedua mobil dalam posisi parkir dan rem tangan ditarik. Pastikan juga mesin mobil penolong berada dalam keadaan mati. Hal ini penting untuk mencegah potensi kebakaran atau korsleting yang dapat terjadi selama proses jumper aki yang soak.
3. Hubungkan Kedua Aki dengan Kabel Jumper
Apabila posisi mobil telah diatur, langkah selanjutnya menghubungkan kedua aki dengan kabel jumper. Pertama, buka tutup aki mobil yang mati dan identifikasi posisi kutub positif (+) dan kutub negatif (-).
Biasanya, posisi kutub terminal positif memiliki tanda (+) atau warna merah, sedangkan kutub negatif memiliki tanda (-) atau warna hitam. Pastikan kabel jumper tidak terlilit atau menyentuh bagian logam yang lain.
Anda bisa mulai dengan menghubungkan salah satu ujung kabel jumper merah ke kutub positif aki mobil yang hidup, lalu sambungkan ujung lainnya ke kutub positif aki mobil yang mati.
Selanjutnya, hubungkan salah satu ujung kabel jumper hitam ke kutub negatif aki mobil yang hidup, dan sambungkan ujung lainnya ke titik logam yang tidak terlalu dekat dengan aki mobil yang mati. Ini disebut grounding point dan biasanya dapat ditemukan di bagian mesin mobil yang terbuat dari logam.
Baca Juga: Perbedaan Aki Kering dan Basah yang Perlu Diketahui
4. Tunggu Pengisian Tenaga
Setelah semua kabel jumper terhubung dengan baik, tunggu beberapa saat untuk memberikan waktu agar energi dari aki mobil yang hidup dapat mengisi aki mobil yang mati. Biasanya, beberapa menit sudah cukup untuk memberikan sedikit daya pada aki yang mati.
Jangan mencoba menghidupkan mesin mobil terlalu cepat, karena hal ini dapat menyebabkan lonjakan listrik yang dapat merusak sistem elektronik pada mobil. Anda bisa melakukannya dengan perlahan dan hati-hati.
5. Hidupkan Mesin Mobil
Apabila jeda waktu tersebut cukup, saatnya untuk menghidupkan mesin mobil yang membutuhkan jumper. Anda bisa mulai dengan menghidupkan mesin mobil penolong yang telah memberikan jumper.
Biarkan mesin mobil penolong menyala beberapa saat sebelum mencoba menghidupkan mesin mobil yang membutuhkan jumper. Jika mesin mobil yang membutuhkan jumper tidak menyala setelah beberapa percobaan, kemungkinan ada masalah lain yang perlu diperiksa oleh teknisi profesional.
Baca Juga: 8 Cara Merawat Aki Mobil yang Benar
6. Lepaskan Kabel Jumper
Setelah mesin mobil berhasil dihidupkan, Anda dapat melepaskan kabel jumper dengan hati-hati. Mulailah dengan melepas kabel jumper hitam dari grounding point di mesin mobil yang memberikan jumper, lalu lepaskan kabel jumper hitam dari kutub negatif aki mobil yang membutuhkan jumper.
Selanjutnya, lepaskan kabel jumper merah dari kutub positif aki mobil yang memberikan jumper, dan terakhir lepaskan kabel jumper merah dari kutub positif aki mobil yang membutuhkan jumper. Pastikan tidak ada kabel jumper yang menyentuh satu sama lain atau menyentuh bagian logam lainnya.
Cara Jumper Aki Mobil dengan Powerbank
Selain menggunakan aki mobil lainnya, Anda juga sebenarnya dapat menggunakan powerbank untuk melakukan jumper aki mobil. Namun, powerbank yang digunakan harus memiliki fitur khusus dan kapasitas besar agar dapat mengisi aki mobil.
Saat ini, di pasaran sudah tersedia banyak jenis powerbank yang dirancang khusus untuk mengisi ulang aki mobil. Hanya saja, kemungkinan harganya lebih tinggi dibandingkan dengan powerbank standar.
Cara kerja powerbank ini mirip dengan baterai, dan proses jumper aki dengan powerbank tidak berbeda jauh dengan menggunakan aki mobil lain sebagai sumber daya. Meskipun caranya cukup sederhana, perlu diingat bahwa ada risiko tertentu jika langkah-langkahnya tidak dilakukan dengan benar, seperti potensi korsleting.
Meskipun jumper aki mobil dengan powerbank terbilang praktis dan cepat, disarankan untuk hanya melakukannya dalam keadaan darurat. Setelah berhasil menghidupkan mobil, segera bawa ke bengkel aki terdekat.
Langkah-langkah jumper aki mobil dengan powerbank antara lain:
- Pastikan powerbank yang digunakan adalah produk powerbank aki terbaik yang dibekali dengan indikator pengaman.
- Pastikan kapasitas daya powerbank mencukupi.
- Sambungkan kabel dengan penjepit, dengan penjepit warna merah untuk kutub positif dan warna hitam untuk kutub negatif.
- Hubungkan kedua ujung kabel ke kutub aki sesuai polaritasnya.
- Pastikan indikator pengaman dalam keadaan mati.
- Tekan tombol power pada powerbank aki.
- Mulai mesin mobil, dan mesin seharusnya akan menyala.
Apabila Anda mengikuti cara jumper aki mobil dengan langkah-langkah di atas dengan hati-hati, Anda dapat melakukan jumper aki mobil dengan aman. Namun, penting untuk diingat bahwa jumper aki hanya merupakan solusi sementara.
Setelah berhasil menjalankan mesin mobil, pastikan untuk melakukan perjalanan yang cukup lama agar aki dapat mengisi daya secara maksimal. Jika masalah aki terus berlanjut, disarankan untuk segera membawa mobil ke bengkel terdekat atau menghubungi layanan bantuan jalan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jika Anda ingin menghindari kekhawatiran terkait aki mobil yang mati, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membeli atau menggunakan charger aki mobil. www.kawanlama.com merupakan salah satu tempat belanja oline yang menyediakan berbagai macam charger aki mobil berkualitas.
Apabila Anda menggunakan charger aki mobil, Anda dapat dengan mudah mengisi daya aki mobil kapan saja dan di mana saja, sehingga tidak perlu khawatir lagi dengan masalah aki mati di tengah perjalanan. Untuk mendapatkan charger aki mobil tersebut, Anda bisa mengunjungi website Kawan Lama Solution sekarang juga.
Sumber rujukan:
- https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/cara-jumper-aki-mobil
- https://www.carmudi.co.id/journal/cara-jumper-aki-mobil-yang-soak-dengan-aman/
- https://otoklix.com/blog/cara-jumper-aki-mobil/