
Table Of Content
6 Cara Membuka Baut Berkarat dengan Mudah
Apakah Anda pernah mengalami kesulitan saat mencoba membuka baut yang berkarat? Tentunya situasi ini menimbulkan rasa frustasi, terlebih jika Anda belum paham bagaimana cara membuka baut berkarat yang mudah dan tepat.
Korosi besi atau karat besi adalah proses oksidasi besi yang terjadi ketika besi, seperti baut bereaksi dengan oksigen di udara atau air. Proses ini kemudian menghasilkan senyawa oksida besi atau yang dikenal sebagai karat. Korosi besi inilah yang dapat merusak struktur logam dan memengaruhi fungsinya.
Simak artikel berikut untuk menemukan informasi mengenai penyebab, cara mencegah, hingga cara membuka baut berkarat.
4 Penyebab Baut Berkarat
Sebelum mengetahui bagaimana cara membuka baut berkarat, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengenal faktor-faktor umum penyebab baut berkarat agar mudah menentukan langkah pencegahan kedepannya yang sesuai. Berikut penjelasannya:
1. Kelembapan dan Air
Kelembapan tinggi atau paparan terhadap air menjadi faktor pertama penyebab karat pada baut. Hal ini dikarenakan proses korosi atau pembentukan karat pada baut terjadi akibat adanya reaksi kimia antara besi, oksigen, dan air.
Kelembapan memungkinkan air untuk menempel pada permukaan baut dan hal inilah yang memicu reaksi oksidasi besi. Oleh karena itu, lingkungan yang lembap atau sering terpapar air cenderung meningkatkan risiko korosi pada baut.
2. Paparan Kimia
Paparan baut dengan zat kimia tertentu juga dapat mempercepat proses korosi atau karat pada baut. Dalam hal ini, asam atau bahan kimia korosif dapat merusak lapisan protektif pada permukaan baut sehingga membuatnya lebih rentan terhadap pembentukan karat. Produk kimia yang digunakan di sekitar baut atau yang tumpah pada baut juga dapat memberikan lingkungan yang lebih korosif sehingga memicu karat.
3. Paparan Oksigen dan Suhu yang Tinggi
Oksigen di udara turut berperan sebagai salah satu faktor utama dalam pembentukan karat. Hal ini dikarenakan paparan oksigen yang tinggi dapat mempercepat laju reaksi oksidasi besi. Suhu yang tinggi juga berpengaruh dalam meningkatkan laju korosi, terutama jika lingkungan di sekitar baut memiliki kelembapan yang tinggi. Suhu tinggi ini kemudian dapat menciptakan kondisi yang mendukung reaksi kimia sehingga meningkatkan risiko terjadinya korosi pada baut.
4. Kontak dengan Logam Lain
Kontak baut dengan logam lain juga dapat menyebabkan korosi galvanik, yaitu korosi yang terjadi akibat adanya kontak dua benda elektrolit. Ketika baut bertemu dengan logam yang berbeda, terutama jika memiliki potensial elektrokimia yang berbeda, hal ini dapat memicu terjadinya korosi galvanik. Hal ini kemudian akan menciptakan sel elektrokimia yang menyebabkan salah satu logam mengalami korosi lebih cepat daripada jika logam tersebut berdiri sendiri.
Baca Juga: Mengenal 6 Perbedaan Mur dan Baut
6 Cara Membuka Baut yang Berkarat
Meskipun Anda sudah mengetahui penyebab baut berkarat, membukanya tetap bisa menjadi tugas yang cukup sulit. Namun, tak perlu khawatir dengan pemahaman yang tepat, Anda akan dapat mengatasi masalah tersebut dengan mudah tanpa merusak baut. Berikut beberapa cara mudah membuka baut yang berkarat:
1. Bersihkan Permukaan Baut
Ketika Anda menghadapi baut yang berkarat, langkah pertama yang perlu diambil adalah membersihkan permukaan baut dengan teliti. Debu, kotoran, dan lapisan karat dapat membuat baut sulit untuk dibuka. Gunakanlah sikat kawat atau sikat logam untuk menghilangkan partikel-partikel tersebut.
Pastikan juga untuk membersihkan area di sekitar kepala baut dan sepanjang batangnya. Proses pembersihan ini akan membantu memastikan bahwa alat yang Anda gunakan untuk membuka baut dapat terpasang dengan baik dan dapat bekerja secara efektif.
2. Oleskan Minyak pada Kepala Baut
Setelah membersihkan baut, langkah berikutnya adalah menggunakan minyak pelumas. Oleskan minyak pelumas ke kepala baut dan sekitarnya, pastikan juga agar minyak meresap ke dalam sambungan baut.
Umumnya, minyak yang sering digunakan adalah jenis WD-40 atau minyak sayur karena terbukti cukup efektif dalam melonggarkan lapisan karat dan memudahkan pergerakan baut. Setelah mengoleskannya, biarkan minyak tersebut meresap selama beberapa waktu sebelum mencoba membuka baut.
3. Lepaskan dengan Kunci yang Sesuai
Cara membuka baut berkarat berikutnya yang juga penting adalah dengan menggunakan kunci yang sesuai dengan ukuran baut. Pastikan bahwa ukuran kunci sudah sesuai dan ditempatkan dengan benar pada kepala baut sehingga tidak terjadi slip yang dapat merusak baut.
Selain itu, pastikan juga kunci tersebut kokoh dan kuat untuk menangani tekanan yang diperlukan untuk membuka baut. Jika baut tetap sulit dibuka, hindari menggunakan kekuatan berlebihan yang dapat merusak baut atau alat yang Anda gunakan.
4. Gunakan Alat Pemanas
Jika baut masih sulit dibuka setelah langkah-langkah sebelumnya, pertimbangkan untuk menggunakan alat pemanas. Pemanasan di area sekitar baut akan sangat membantu dalam melemahkan ikatan antara baut dan karat.
Gunakanlah sekring listrik, soldering gun, atau heat gun pada area yang sulit dibuka. Pastikan juga untuk berhati-hati agar tidak merusak baut atau material sekitarnya. Setelah itu, biarkan baut mendingin sebentar sebelum mencoba membukanya.
5. Oleskan Cairan Penetrasi
Selain minyak, cairan penetrasi seperti Liquid Wrench juga dapat membantu melonggarkan baut yang keras dan berkarat. Oleskan cairan ini pada baut dan biarkan meresap selama beberapa waktu. Cairan penetrasi bekerja dengan meresap ke dalam sambungan baut dan merusak karat untuk memudahkan baut untuk bergerak. Setelah cukup waktu, coba buka baut dengan menggunakan kunci yang sesuai.
Baca Juga: 11 Macam-macam Obeng beserta Kegunaannya
6. Gunakan Alat Pneumatik atau Listrik
Jika semua upaya sebelumnya tidak berhasil, pertimbangkan untuk menggunakan alat bertenaga seperti alat pneumatik atau listrik. Alat pneumatik, seperti bor listrik khusus dapat memberikan gaya putar ekstra untuk membuka baut.
Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan alat tersebut dan berhati-hati agar tidak merusak baut atau komponen sekitarnya. Jika baut tetap sulit dibuka, pertimbangkan untuk mendapatkan bantuan profesional atau mengganti baut yang rusak.
3 Cara Mencegah Baut Berkarat
Meskipun Anda sudah mengetahui dengan baik bagaimana cara membuka baut berkarat yang tepat, akan lebih baik jika Anda melakukan pencegahan lebih awal agar baut dapat terjaga dengan baik. Berikut 3 cara mencegah baut berkarat yang dapat Anda terapkan untuk memastikan baut selalu dalam keadaan baik.
1. Gunakan Lapisan Anti-Karat
Untuk mencegah baut dari korosi, salah satu langkah efektif adalah menggunakan lapisan anti-karat. Lapisan ini dapat berupa cat anti-karat, pelapis khusus, atau pelapisan zinc yang memberikan perlindungan tambahan.
Hal ini berfungsi untuk membentuk penghalang antara baut dan elemen-elemen yang dapat menyebabkan korosi, seperti air dan udara. Untuk itu, pastikan Anda memilih lapisan yang sesuai dengan lingkungan di mana baut digunakan dan mengaplikasikannya dengan merata pada seluruh permukaan baut.
2. Hindari Kontak Langsung dengan Air
Air adalah salah satu pemicu utama korosi pada logam, termasuk baut. Untuk mencegah baut berkarat, hindari kontak langsung dengan air atau lingkungan lembap sebisa mungkin. Pastikan pemasangan baut berada di tempat yang kering. Jika baut tidak dapat dihindarkan dari paparan air, pertimbangkanlah untuk menggunakan penutup atau selubung pelindung. Selain itu, pastikan area di sekitar baut tetap kering dengan menghindari penumpukan air atau kelembaban berlebih.
Baca Juga: 10 Peralatan Mekanik Dasar dan Fungsinya
3. Perawatan Rutin
Perawatan rutin juga sangat penting untuk mencegah korosi pada baut. Lakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan tidak ada tanda-tanda awal korosi. Jika ada, segera ambil tindakan untuk membersihkan dan melindungi baut. Gunakan sikat kawat atau sikat logam untuk membersihkan kotoran dan karat yang mungkin menempel. Perawatan rutin ini akan membantu menjaga kondisi baut dari korosi sebelum menjadi masalah yang serius.
Ketika menggunakan baut untuk konstruksi atau peralatan rumah, Anda tentunya perlu mempertimbangkan risiko karat yang mungkin terjadi. Dalam hal ini, memahami penyebab, cara mencegah, dan cara membuka baut berkarat merupakan langkah awal yang baik untuk mengatasi hal tersebut.
Dalam melaksanakan langkah-langkah diatas, perlu diingat untuk selalu berhati-hati agar tidak merusak baut atau komponen sekitarnya. Namun, jika Anda menghadapi kesulitan yang berkelanjutan, mungkin saatnya untuk mempertimbangkan bantuan profesional atau bahkan mengganti baut yang berkarat dengan yang baru.
Untuk itu, Kawan Lama Sejahtera hadir dengan menawarkan berbagai solusi peralatan dan perabotan rumah tangga, termasuk baut rak yang kuat dan tahan karat. Selain itu, produk baut rak dari Kawan Lama Solution juga tersedia dalam beragam desain dan ukuran sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan konstruksi atau rumah tangga Anda.
Tunggu apalagi? Segera dapatkan baut rak yang andal dan tahan lama hanya dari Kawan Lama Solution.
sumber :
- https://rustpro.id/baut-kaki-kaki-mobil-berkarat/
- https://www.gridoto.com/read/222728765/tinggal-dioles-begini-cara-mencegah-baut-karat-dan-macet-di-motor#:~:text=Karat%20pada%20mur%20baut%20sendiri%20terjadi%20karena%20ada,besar.%20Farhan%20Ilustrasi%20mur%20baut%20karatan%20di%20motor
- https://www.popularmechanics.com/home/how-to/a5754/how-to-free-a-rusted-bolt/