
Table Of Content
- 6 Cara Menggunakan Lathe Machine dengan Benar
- Apa Itu Lathe Machine?
- Cara Menggunakan Lathe Machine
- Hal-hal yang Penting Diperhatikan sebelum Menyalakan Lathe Machine
- 1. Pastikan Area Kerja Aman dan Terorganisasi
- 2. Kenali Tombol Darurat dan Penghentian Mendadak
- 3. Periksa Kondisi Pahat Bubut dan Alat Pemegang
- 4. Atur Kecepatan Spindle Sesuai dengan Bahan Kerja
- 5. Pasang Pelindung dan Alat Perlindungan Diri
- 6. Pastikan Posisi dan Kencangkan Benda Kerja dengan Aman
- 7. Periksa Kabel dan Sambungan Listrik
- 8. Ikuti Instruksi dan Pelatihan yang Diberikan
6 Cara Menggunakan Lathe Machine dengan Benar
Mengoperasikan lathe machine dengan benar merupakan kunci untuk mencapai hasil kerja yang presisi dan aman. Itu sebabnya Anda harus paham cara menggunakan lathe machine dengan baik sehingga hasilnya optimal dan penyelesaian pekerjaan menjadi efisien.
Perlu Anda perhatikan bahwa penggunaan lathe machine dengan cara yang benar tidak hanya penting untuk menciptakan hasil kerja sempurna, tetapi juga demi menjaga keselamatan. Mesin bubut atau lathe machine yang memiliki bagian tajam perlu diwaspadai agar setiap penggunanya tidak mencelakai diri mereka sendiri.
Jadi apakah Anda sudah siap belajar cara mengoperasikan lathe machine dengan benar? Mari langsung simak informasi lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Lathe Machine?
Mesin bubut atau lathe machine adalah perangkat mekanikal yang memutar benda kerja mengelilingi sumbu rotasi untuk menjalankan berbagai proses seperti pemotongan, pengamplasan, pengeboran, knurling, turning, facing, dan sejumlah operasi lainnya.
Lathe machine juga umumnya dirancang untuk mengolah material logam dan dapat ditemukan dalam varian manual maupun otomatis. Mesin ini menawarkan tingkat akurasi yang tinggi dan dapat beroperasi dalam waktu yang lama jika dioperasikan dan dirawat dengan baik.
Baca Juga: Tips Mengenai Carbon Brush
Cara Menggunakan Lathe Machine
Keberadaan lathe machine memang tepat untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Namun untuk dapat menggunakan lathe machine dengan efektif, dibutuhkan pemahaman tentang prinsip dasar dan prosedur pengoperasiannya. Coba pelajari cara mengoperasikannya dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
1. Persiapan Awal
Sebelum memulai penggunaan lathe machine, ada beberapa persiapan awal yang perlu dilakukan dengan teliti. Pertama, Anda perlu memastikan mesin berada dalam kondisi yang baik dan terpasang dengan benar. Selain itu periksa kebersihan mesin dan pastikan semua baut serta pengait sudah dikencangkan dengan baik.
Pastikan juga apakah meja bubut berada dalam posisi yang stabil sebelum memulai pengoperasian. Selanjutnya, cek keadaan pahat bubut dan pastikan sisi-sisinya tajam sekaligus terpasang dengan benar.
2. Penentuan Ukuran dan Pergerakan
Setelah persiapan awal selesai, langkah berikutnya adalah menentukan ukuran dan pergerakan yang diinginkan untuk benda kerja. Supaya pengukuran akurat, pastikan Anda menggunakan alat ukur yang tepat.
Pastikan juga Anda sudah memahami diagram dan spesifikasi teknis yang terkait dengan benda kerja. Setelah itu tentukan arah gerakan potong yang diinginkan, baik itu potongan lurus (mendatar atau vertikal) atau potongan miring.
3. Menghidupkan Lathe Machine
Sebelum menyalakan lathe machine, pastikan Anda telah memeriksa semua pengaturan dan kontrol yang relevan. Apa saja yang harus diperiksa? Anda tentu perlu melakukan pemeriksaan kecepatan spindle yang disarankan untuk bahan kerja yang akan digunakan.
Kemudian Anda masih perlu memeriksa berbagai tombol yang tersedia, seperti tombol on/off, tombol darurat, dan masih banyak lagi. Makin banyak Anda mengerti kegunaan berbagai tombol yang ada maka pengoperasiannya juga pasti akan jadi lebih mudah.
4. Mengendalikan Putaran Spindle dan Eretan
Pengaturan spindle perlu dilakukan supaya sesuai dengan kecepatan yang Anda inginkan dalam pemotongan. Ketika kecepatannya tepat maka hasil kerja yang dilakukan juga dapat optimal.
Perlu diingat bahwa Anda perlu menggunakan pengaturan kecepatan yang sesuai dengan jenis bahan kerja dan ukuran pahat bubut yang digunakan. Pastikan Anda memahami cara mengendalikan putaran spindle dengan menggunakan kontrol yang tepat.
Selain itu perhatikan eretan atau feed yang digunakan untuk mengendalikan gerakan pahat bubut. Sesuaikan eretan dengan pergerakan yang diinginkan, baik itu memotong, menghaluskan, atau membuat ulir.
5. Pemotongan dan Penghalusan
Setelah semua pengaturan dilakukan, sekarang Anda siap untuk memulai pemotongan dan penghalusan benda kerja. Pastikan Anda memegang benda kerja dengan kokoh dan sesuai dengan metode pemegangan yang direkomendasikan.
Periksa secara berkala dimensi benda kerja menggunakan alat pengukur yang tepat dan lakukan penyesuaian jika diperlukan. Selama pemotongan, perhatikan aliran serpihan dan pastikan Anda menggunakan alat bantu seperti oli pemotong untuk mengurangi gesekan sekaligus memperpanjang umur pahat bubut.
Setelah pemotongan selesai, gunakan alat penghalus seperti ampelas atau alat skrap untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus.
6. Mematikan Lathe Machine
Kalau Anda sudah selesai menggunakan lathe machine, periksa lagi apakah semua komponen berada dalam kondisi aman. Bersihkan area kerja dari serpihan dan debu yang dihasilkan selama penggunaan mesin.
Periksa juga keadaan mesinnya dan pastikan tidak ada masalah atau kerusakan yang terjadi. Ingatlah untuk mengikuti prosedur pemeliharaan yang direkomendasikan oleh produsen lathe machine untuk memastikan kinerja yang optimal dalam penggunaan berikutnya.
ïûÿHal-hal yang Penting Diperhatikan sebelum Menyalakan Lathe Machine
Pengoperasian lathe machine perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan diri sendiri. Setidaknya ada beberapa hal berikut yang perlu Anda ingat setiap kali ingin menyalakan lathe machine.
1. Pastikan Area Kerja Aman dan Terorganisasi
Sebelum menyalakan lathe machine, pastikan area kerja Anda bersih, terorganisasi, dan aman. Buang semua serpihan dan benda asing dari sekitar mesin untuk menghindari gangguan selama pengoperasian. Pastikan juga tidak ada benda yang menghalangi jalan keluar darurat dan bahwa jalur lalu lintas di sekitar mesin terbebas dari hambatan.
2. Kenali Tombol Darurat dan Penghentian Mendadak
Jika terjadi situasi darurat atau masalah saat menggunakan mesin, Anda harus tahu bagaimana menghentikan operasi dengan cepat dan aman. Itu sebabnya penting untuk mengenali seperti apa dan di mana lokasi tombol darurat tersebut. Pastikan tombol daruratnya mudah dijangkau dan Anda telah dilatih dalam prosedur keselamatan yang relevan.
3. Periksa Kondisi Pahat Bubut dan Alat Pemegang
Setiap sebelum Anda menggunakan lathe machine, coba periksa kondisi pahat bubut dan keseluruhan mesinnya. Pastikan pahat bubut tajam, serta semua komponen mesin berada dalam tempat yang tepat.
Jika Anda menemukan kerusakan pada pahat, gantilah dengan yang baru agar penggunaannya tidak menimbulkan masalah. Selain itu pastikan juga alat pemegang pahat terpasang dengan aman dan kokoh agar tidak ada pergeseran saat menggunakan mesin.
4. Atur Kecepatan Spindle Sesuai dengan Bahan Kerja
Setiap bahan kerja memiliki kecepatan spindle yang direkomendasikan untuk menciptakan hasil yang baik. Sebelum menyalakan lathe machine, pastikan Anda telah menyesuaikan kecepatan spindle sesuai dengan bahan kerja yang akan diolah. Pengaturan kecepatan yang tepat akan membantu menghindari kerusakan pada benda kerja sekaligus memperpanjang umur pahat bubut.
5. Pasang Pelindung dan Alat Perlindungan Diri
Sebelum memulai lathe machine, pastikan Anda telah memasang pelindung yang sesuai untuk melindungi tangan dan bagian tubuh lainnya dari serpihan, cipratan cairan pendingin, atau pecahan yang mungkin terjadi selama proses bubut. Kemudian jangan lupa untuk mengenakan alat perlindungan diri lengkap seperti kacamata pengaman, sarung tangan, dan pelindung telinga jika diperlukan.
6. Pastikan Posisi dan Kencangkan Benda Kerja dengan Aman
Pemeriksaan setiap sebelum menggunakan mesin sangat penting agar prosesnya berjalan lancar dan aman. Periksa kembali pengaturan pemegangan benda kerja sudah pada tempatnya dan tidak ada pergeseran atau getaran yang mungkin terjadi selama pemotongan.
7. Periksa Kabel dan Sambungan Listrik
Sebelum menyalakan lathe machine, periksa kabel dan sambungan listrik untuk memastikan tidak ada kerusakan atau korsleting yang dapat membahayakan penggunaan. Juga, pastikan sumber daya listrik yang digunakan sesuai dengan spesifikasi mesin sehingga kinerjanya optimal.
8. Ikuti Instruksi dan Pelatihan yang Diberikan
Apabila ini kali pertama Anda menggunakan lathe machine, coba pahami dahulu instruksi penggunaan yang diberikan oleh produsen. Baca buku panduan yang sudah diberikan atau dapatkan pelatihan yang tersedia untuk memahami teknik dan prosedur yang benar secara menyeluruh.
Jika sudah mengetahui cara menggunakan lathe machine dengan benar maka sekarang Anda siap untuk memulai petualangan dalam pengolahan benda kerja yang presisi. Ingatlah untuk selalu mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas untuk pengoperasian lathe machine yang lebih aman.
Jika Anda ingin memiliki lathe machine berkualitas untuk keperluan industri, Kawan Lama adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi! Kawan Lama menyediakan berbagai macam lathe machine dengan teknologi terbaru dan performa yang andal.
Jangan ragu untuk mengunjungi Kawan Lama dan jelajahi pilihan lathe machine yang tersedia. Dapatkan kepercayaan diri Anda dalam penggunaan lathe machine dengan cara yang benar. Segera kunjungi Kawan Lama dan jadikan lathe machine sebagai alat andalan dalam menghasilkan produk berkualitas!
Sumber:
- https://kursuscnc.com/hal-yang-perlu-diperhatikan-dalam-menggunakan-mesin-bubut/
- https://www.ciptahydropower.com/pengoperasian-mesin-bubut/
- https://tehnikmesin.com/2022/05/cara-mengoperasikan-mesin-bubut.html