6 Jenis Kerusakan Beton, Penyebab dan Cara Mengatasinya

jenis kerusakan beton

Ketahui Berbagai Jenis Kerusakan Beton, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Beton, sebagai salah satu bahan bangunan paling pokok, dapat mengalami berbagai jenis kerusakan yang dapat memengaruhi kekuatan dan keberlanjutannya. Dalam artikel ini, akan dirinci secara lengkap berbagai jenis kerusakan beton yang mungkin kita jumpai, mulai dari retakan kecil hingga masalah serius seperti degradasi struktural. 

Setiap jenis kerusakan memiliki penyebab yang berbeda, dan pemahaman mendalam terhadap hal ini sangat penting dalam menjaga kualitas dan ketahanan struktur beton. Oleh karena itu, dengan mengeksplorasi permasalahan ini, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih baik tentang cara mencegah dan mengatasi kerusakan beton, sehingga memastikan keberlanjutan dan keamanan struktur bangunan kita. 

Apa itu Beton? 

Beton adalah bahan konstruksi yang terdiri dari campuran beberapa bahan dasar, yang bekerja bersama-sama untuk membentuk material kuat, tahan lama, dan serbaguna. Komponen utama beton meliputi semen portland, air, agregat kasar (biasanya batu pecah), dan agregat halus (umumnya pasir). Proses pembuatannya melibatkan pencampuran bahan-bahan ini dalam proporsi tertentu, diikuti dengan proses pengerasan yang disebut curing.

Baca juga: Mengenal Arti Kode Besi Beton yang Standar SNI

Jenis Kerusakan Beton 

Jenis kerusakan beton dapat sangat bervariasi, dan pemahaman terhadap berbagai masalah ini penting untuk menjaga keberlanjutan struktur bangunan. Berikut beberapa jenis kerusakan beton yang umum terjadi:

1. Retakan Permukaan (Surface Cracking)

Retakan pada permukaan beton sering kali terjadi akibat pengeringan cepat, perubahan suhu ekstrem, atau beban berlebih. Retakan ini dapat menjadi pintu masuk bagi air dan zat kimia yang berpotensi merusak struktur internal beton.

2. Retakan Struktural (Structural Cracking)

Retakan yang melibatkan lapisan dalam beton dan dapat merusak kekuatan struktural. Penyebabnya bisa berasal dari beban berlebih, desain yang tidak tepat, atau tanah yang tidak stabil.

3. Korosi Baja Tulangan (Rebar Corrosion)

Korosi pada baja tulangan di dalam beton dapat disebabkan oleh penetrasi air dan keberadaan oksigen. Hal ini dapat merusak integritas struktural karena baja yang mengalami korosi akan membengkak dan merusak beton di sekitarnya.

4. Efloresensi (Efflorescence)

Efloresensi adalah penumpukan garam mineral yang muncul di permukaan beton, biasanya sebagai akibat dari pergerakan air yang membawa garam-garam ini ke permukaan beton. Meskipun tidak merusak struktur secara langsung, efloresensi dapat memberikan tampilan yang tidak estetis.

5. Kerusakan Akibat Suhu (Temperature-Related Damage)

Perubahan suhu yang ekstrem dapat menyebabkan ekspansi atau kontraksi beton, menyebabkan retakan dan deformasi. Fenomena ini dapat terjadi terutama di daerah dengan variasi suhu yang signifikan.

6. Kerusakan Akibat Kimia (Chemical Damage)

Paparan zat kimia seperti asam, garam, atau bahan kimia agresif lainnya dapat merusak struktur beton. Hal ini dapat terjadi terutama di lingkungan industri atau di area dengan tingkat polusi tinggi.

Baca juga: 7 Jenis-jenis Mesin Bor dan Fungsinya

4 Penyebab Kerusakan Beton

Kerusakan beton dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan lingkungan, desain, bahan, konstruksi, dan pemeliharaan. Pasalnya dengan memahami penyebab-penyebab ini, kita dapat mengambil langkah pencegahan yang lebih baik untuk memperpanjang umur dan keberlanjutan struktur beton. Berikut beberapa penyebab umum kerusakan beton:

1. Retakan Akibat Pengeringan Cepat 

Pengecoran beton yang mengering terlalu cepat dapat mengakibatkan retakan permukaan. Proses hidrasi beton terganggu, dan retakan ini dapat menjadi pintu masuk bagi air dan zat-zat berbahaya lainnya. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan metode curing yang memadai untuk menjaga kelembaban beton selama fase pengerasan.

2. Retakan Akibat Perubahan Suhu 

Perubahan suhu ekstrem dapat menyebabkan ekspansi dan kontraksi beton, mengakibatkan retakan thermal. Perlakuan ini perlu diperhitungkan dalam desain campuran beton untuk mencegah retakan yang dapat merusak struktur.

3. Korosi Baja Tulangan 

Baja tulangan dalam beton rentan terhadap korosi ketika terpapar air dan oksigen. Korosi ini dapat melemahkan struktur dan menyebabkan retakan. Pencegahan melibatkan perlindungan tambahan seperti pelapisan anti-korosi.

4. Efloresensi 

Efloresensi terjadi saat garam larut dalam beton bergerak ke permukaan dan membentuk endapan kristal setelah air menguap. Ini sering kali meninggalkan jejak mineral garam yang dapat merusak estetika dan integritas permukaan beton.

Baca juga: 5 Jenis Besi Beton yang Sering Dipakai untuk Konstruksi

Cara Mengatasi Kerusakan Beton

Menjaga umur beton pada bangunan merupakan langkah penting untuk memastikan kekuatan dan keberlanjutan struktur. Berikut beberapa tips untuk menjaga umur beton pada bangunan:

1. Pencegahan Retakan 

Proporsi campuran beton harus diatur dengan cermat sesuai dengan kebutuhan struktural. Hal ini mencakup perbandingan yang tepat antara semen, air, dan agregat kasar serta halus. Penerapan metode curing yang efektif setelah pengecoran sangat penting untuk mencegah retakan. Curing membantu mengontrol laju kelembaban dan suhu selama proses pengerasan, menghasilkan beton yang lebih kuat dan tahan terhadap retakan.

2. Perlindungan Terhadap Korosi 

Aplikasikan lapisan pelindung beton seperti lapisan anti-air atau pelapis korosif untuk melindungi baja tulangan dari korosi. Tangani retakan atau kerusakan secepat mungkin karena retakan dapat menjadi pintu masuk bagi air, yang dapat mempercepat proses korosi.

3. Perawatan Terhadap Efloresensi

Hindari paparan beton terhadap air tanah yang berlebihan dan hindari penyiraman yang tidak terkontrol, karena kedua faktor ini dapat meningkatkan risiko efloresensi. Pastikan sistem drainase di sekitar bangunan berfungsi dengan baik untuk mengurangi penumpukan air yang dapat memicu efloresensi.

4. Pencegahan Kerusakan Akibat Suhu 

Pilih campuran beton yang dirancang untuk menanggapi perubahan suhu ekstrem. Sifat ekspansi dan kontraksi beton harus dipertimbangkan dalam desain campuran. Hindari pembasahan beton yang baru dicor saat cuaca sangat panas, yang dapat menyebabkan perubahan suhu yang cepat dan retakan.

5. Pemeliharaan Struktur Drainase

Pastikan sistem drainase di sekitar bangunan berfungsi dengan baik untuk mencegah terjadinya erosi dan peningkatan kelembaban yang dapat merusak beton. Hindari terjadinya penumpukan air yang dapat merendam fondasi dan menyebabkan kerusakan struktural.

6. Pemeliharaan Rutin 

Melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi beton untuk mendeteksi kerusakan dini. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup pengecekan retakan, bercak, atau tanda-tanda perubahan visual lainnya. Tanggapi dengan cepat dan perbaiki kerusakan yang ditemukan selama pemeriksaan rutin.

Retakan, korosi, dan berbagai tantangan lainnya mengingatkan kita akan perlunya tindakan pemeliharaan beton yang tepat. Meski telah membahas permasalahan, kita juga ingin membuka pintu menuju solusi yang dapat memberikan jawaban cerdas untuk perawatan bangunan, yaitu mesin bor tembok

Melalui keunggulannya yang inovatif, mesin bor tembok menjadi alat yang tak hanya efektif, tetapi juga efisien dalam menangani perbaikan dan pemeliharaan struktur beton. Kawan Lama Solution menyediakan berbagai pilihan mesin bor tembok yang dapat menjadi mitra ideal dalam menjaga keberlanjutan bangunan Anda. 

Mari hadirkan solusi pintar untuk mengatasi permasalahan beton dan melangkah menuju masa depan yang lebih kokoh dan berkelanjutan bersama Kawan Lama Solution

Sumber rujukan: 

https://www.klopmart.com/article/detail/jenis-kerusakan-beton-dan-metode-perbaikannya

https://aquaproof.co.id/newsroom/4-jenis-kerusakan-beton-dan-solusinya

Circle image

PT. Kawan Lama Solusi

PT. Kawan Lama Solusi adalah perusahaan distribusi terkemuka di Indonesia dengan jangkauan terluas untuk peralatan dan mesin industri. Telah berdiri lebih dari setengah abad dan beroperasi lebih dari 19 cabang di seluruh Indonesia, PT. Kawan Lama Solusi berkomitmen menyediakan solusi industri terbaik oleh tim sales engineer yang berpengalaman untuk memenuhi kebutuhan industri.